Senin, 13 Januari 2014

Sejarah Internet


Internet berasal dari bahasa yunani “inter” yang berarti “antara”. Internet merupakan singkatan dari interconnection-networking yang merupakan sistem jaringan yang menghubungkan tiap-tiap komputer secara global di seluruh penjuru dunia. Koneksi yang menghubungkan masing masing komputer tersebut memiliki standar yang digunakan yang disebut Internet Protocol Suite disingkat TCP/IP. Komputer yang terhubung ke internet akan memiliki kemampuan melakukan pertukaran data dengan sangat cepat.

          ARPANet (Advanced REsearch Projects Agency) dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969. Pada awal 1980-an, ARPANet terpecah menjadi 2 jaringan, yaitu ARPANet dan MILNet (jaringan militer rahasia), akan tetapi keduanya masih mempunyai hubungan sehingga komunikasi antarjaringan tetap dapat dilakukan.

Pada mulanya, jaringan ini disebut DARPA Internet, tetapi kemudian disebut sebagai internet saja. Di awal penggunaannya, akses internet hanya terbatas untuk kalangan militer, Departemen Pertahanan, dan Perguruan Tinggi. Namun, setelah dibukanya layanan USENet dan BITNet, Internet dapat diakses melalui sarana komputer pribadi. Selanjutnya, protokol TCP/IP diperkenalkan pada 1982, dan disusul dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name System) pada tahun 1984.

          Pada 1990, Internet mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pada masa ini, World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Swiss). Barulah pada 1992 muncul World Wide Web pertama dengan nama Viola yang diluncurkan oleh Pei Wei. Berikutnya, InterNIC didirikan pada tahun 1993 untuk menjalankan layanan pendaftaran domain.

          Penggunaan Internet secara komersial dimulai pada 1994 yang dipelopori oleh perusahaan Pizza Hut, dan Internet Banking pertama kali diaplikasikan oleh First Virtual. Pada masa ini, masyarakat di Indonesia mulai menikmati penggunaan Internet secara komersial.

         

0 komentar:

Posting Komentar